float_enroll
float_enroll

How to Win

Maximize your winnings in Content Hub with these fun activities.

htw1
htw2
htw2
htw3
htw4
htw5
htw6
htw7
htw8

How far can you go?

test1
test2
boy_with_question

How far you can go?

boy_with_question
test1
test2

RELEASE YOUR STRESSSSS!

girl_with_dance
game_controller
game1
game2

Contributor Canal

Video

Video

Art & Design

Video

Video

Art & Design

calander

12 OCT 2020

Natural Dyed Crawling Path

The use of synthetic dyes in the textile industry can be harmful to the environment, especially those with chemical structure that is difficult to degrade. Therefore, this study aims to explore the possibilities of using natural mordant (bio mordant) for producing dyes that can be environment-friendly. Using aqueous method to extract the color and 3 methods for mordating, which is pre, simultaneous and post. The materials used in this exploration includes hemp, calico, and various types of cotton, with the natural dye sources coming from avocado skin and pit, dragon fruit skin, mangosteen skin, red cabbage, turmeric, onion skin, spinach, suji leaves, butterfly pea flower and mulberries. Based on the characteristics of natural dye produced, one suitable product is soft toy for babies, with diverse, soft and soothing color. In conclusion, natural dyes are assessed to have a fairly good potential in providing environment-friendly alternative. For more detailed research on this, click here. This product is made by Casey Gunawan, one of UPH’s Product Design student.

Graphics / Gallery

Art & Design

calander

23 OCT 2020

eunoia.

The cylindrical shaped bag is a see through bag that is designed to fit today’s modern fashion trend. The design is inspired by nature and mainly the sea. Light blue and brown as the main colors are inspired by the ocean and sand. Natural materials such as wood are also used in this bag. The body of this bag is mainly made of synthetic leather. The sides and handle are made of wood, acrylic, dried flowers, copper, and resin. The size of the bag is designed to fit everyday products. This product is made by Cathleen Elliana, one of UPH’s Product Design student.

Graphics / Gallery

Art & Design

calander

09 OCT 2020

BRSTHA Collection

A fine jewelry collection that highlights the femininity traits of human body and emphasize women's confidence in their own skin. BRSTHA focused on women's breast as the main inspiration since it's also one of the main problem that makes women feel it's hard to love their body. BRSTHA collection consists of Libè ring and Mana earstud. •Libè ring• as in liberation women being freed from their confidence issues •Mana earstud• means magical powers there is a belief in maori that someone with mana are courageous and respected, so does a woman should be Materials used : •1mm brass plate •18k gold plated •round pink moonstone (in 5,6,8 and 10 mm) BRSTHA Collection was made by Millen Valensie, one of UPH Product Design Student.

Graphics / Gallery

Art & Design

calander

09 OCT 2020

LAMP.U, Inspired by Balinese Engraving

Using plywood as the basic material, coated with teak wood veneer and stitched using hemp rope. The engraving comes with 'keketusan' ornament. 'Keketusan' ornament is an artwork derived from nature, plants, as well as animals. The products come in 5 different variety, from desk lamps to hanging lamps, for different usage from living room purpose to dining table purpose. These products were made by Natassya Winoto, a student of UPH Product Design.

Graphics / Gallery

Art & Design

calander

09 OCT 2020

Honda Brio for VMOD3

This design was made by Calvin, one of UPH Product Design student. This was a submission for Honda Brio VMOD3, which achieved the top 20 spot. The theme applied here is Rallycross, a unique race with mixed surface in 1 lap, and bracket elimination format. In this race, the car is modified with high-powered engine, upgraded suspension, as well as upgraded body & chassis. To compensate for the huge power, wide wheels are applied, converting the car to a wide body, giving it an aggressive look, with the functional rear wing. Check out more of Calvin's work on his Instagram: @calvinsproject.

#UPHImpactsLives

feature_frame
ttl_laptop

Publication

03
JUL 20

UPH Medan Ajak Siswa SMA Kenal Dunia Kampus Lewat ‘Virtual Trial Class 2020

Sebagai siswa sekolah menengah pastinya ingin tahu seperti apa dunia kampus itu. Apa lagi mereka yang sudah di kelas 12 dan akan melanjutkan ke universitas, tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan, terlebih lagi dengan adanya tren new normal yang membawa beragam perubahan. Untuk itu tidak ada salahnya bagi mereka mencari tahu lebih banyak seputar kampus yang dipilih. Melihat kebutuhan ini, Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan menghadirkan Virtual Trial Class, sebuah program untuk memudahkan siswa SMA mengenal dunia kampus khususnya di UPH Medan. Program ini terbuka bagi siswa/i SMA kelas 10-12, yang berlangsung pada 22-30 Juni 2020 melalui aplikasi Zoom. Di Virtual Trial Class ini, siswa SMA bisa mendapat informasi sekaligus merasakan perkuliahan di UPH tanpa harus beranjak dari rumah. Trial Class UPH sendiri merupakan acara tahunan UPH Kampus Medan, yang biasanya dilakukan tatap muka, namun kali ini secara virtual. Berbagai informasi dikemas dalam beragam program seru untuk memberikan gambaran seputar perkuliahan di UPH, seperti Virtual Mock Lecture, Alumni Talk, Virtual Campus Tour, Info Session about UPH, Quiz dan Surprise of The Day. Tidak tanggung-tanggung, program Virtual Trial Class langsung dibimbing oleh para dosen yang berpengalaman diantaranya, Arifin Fu, SE, MM, MBA, CBV, CMA, CSMA, Yenni Martok, BA (Hons.), SE, MM, MBA, Chef Suharyanto Djakaria, Robin Huang, S. Kom., M. TI, Dr. Alum Simbolon, S.H., M. Hum Ferawaty, S. Kom., M. Kom dan Rambu Naha, M. I. Kom. serta beberapa alumni. “Dalam sesi Virtual Mock Lecture, kami akan menunjukkan seperti apa rasanya belajar di era new normal di UPH. Alumni kami yang luar biasa juga akan berbagi tentang prospek masa depan setiap program studi setelah mereka telah lulus. Dengan bergabung dalam acara ini, para pelajar juga akan tahu lebih banyak tentang program studi pilihan, menjalin pertemanan baru dan memenangkan hadiah menarik,” Jelas Arifin Fu – Executive Director dan Associate Dean UPH Medan Salah satu yang menarik yaitu materi yang dibawakan oleh Arifin Fu, dengan topik “Starting and Running Your Business in the New Normal Era”. Tema ini bermanfaat bagi siswa yang memiliki minat untuk mencoba memulai sebuah bisnis di tengah pandemi saat ini. Antusiasme para peserta yang mengikuti program ini sangat tinggi. Salah satunya adalah Tiffany Widjaya siswi kelas 12 Prime One School. Menurutnya, program Virtual Trial Class ini sangat membantu lebih mengenal program studi yang akan dipilih di UPH. “VTC ini sungguh luar biasa, terima kasih telah membuat kelas virtual ini, saya banyak belajar dari sesi mock lecture dan juga mendapatkan motivasi dari para alumni,” kata Tiffany. UPH Kampus Medan berkomitmen untuk selalu memberikan pendidikan berkualitas dalam situasi apapun termasuk di era new normal. Selain Virtual Trial Class, beragam kegiatan virtual lainnya juga sudah dipersiapkan untuk memberi kemudahan bagi calon mahasiswa mendapat informasi seputar UPH. Bagi siswa kelas 10 dan 11 yang melewatkan kesempatan Virtual Trial Class ini, dapat menghubungi via direct message ke Instagram @uphmedan untuk mendapatkan informasi pendaftaran mahasiswa baru. Beragam cuplikan kegiatan dan informasi menarik lainnya juga dapat disaksikan melalui Instagram @uphmedan.

Read More
01
JUL 20

UPH Virtual Summer Program, Ajak 500 Siswa SMA Isi Liburan dengan Produktif

Berada di situasi new normal, membuat siswa sekolah menengah tidak bisa leluasa mengisi waktu libur sekolah dengan aktivitas menyenangkan di luar rumah seperti yang biasa dilakukan. Situasi ini tidak jarang membuat mereka merasa jenuh. Untuk itu Universitas Pelita Harapan punya jawabannya. UPH Virtual Summer Program #dirumahajatetapseru, bisa menjadi acara seru yang dapat diikuti pada 30 Juni-2 Juli 2020 melalui aplikasi ZOOM.UPH Summer Program merupakan acara tahunan UPH untuk siswa SMA yang biasanya dilakukan tatap muka namun tahun ini dikemas secara virtual dan interaktif. Program ini bertujuan untuk mengajak siswa untuk bisa mengenal UPH dengan cara seru melalui talkshow dan aktivitas, bersama narasumber yang memiliki pengalaman dan wawasan praktis seputar beragam topik menarik. Seperti, mengenal proses belajar di UPH, pengenalan program studi, kualitas lulusan melalui sharing alumni yang sudah sukses, dan workshop online. Selama 3 hari, kurang lebih 500 peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sekaligus berbincang dengan figur yang sudah memilki pengalaman dan wawasan praktis dan relevan dengan kebutuhan generasi milenialVirtual Summer Program ini dilakukan interaktif diawali dengan topik yang tren di kalangan generasi milenial yaitu e-sport, yang dipandu Angelica Anastasia – Brand Ambassador EVOS E-Sport sekaligus mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom), 2018. Sesi yang khusus bagi peserta pria ini dikemas santai untuk mengenalkan seni menjadi seorang brand ambassadors berkualitas bagi sebuah institusi atau komunitas. Pembahasan ini di bahas dari 2 sisi, baik dari sisi praktis oleh Angel juga dari pandangan teori dari Magdalena Lestari Ginting, S.Sos., M.P.A., M.I.Kom – Dosen Ilkom UPH. Menariknya, sesi ini dilengkapi dengan ‘mabar’ alias main bareng e-sport ‘PUBG’ (PlayerUnknown’s Battlegrounds) bersama Angel. Tentu sesi ini menjadi daya tarik sendiri dan menuai antusias peserta.“Seru banget. Kapan lagi bisa ‘mabar’ PUBG sama ka Angel dan UPH. Ditambah lagi dapat ilmu jadi brand ambassador yang bertanggung jawab langsung dari sumbernya,” ungkap Akbar Tanjung, kelas 12 SMAN 3 Jeneponto.Tidak hanya itu, di hari yang sama para peserta wanita mendapatkan sesi khusus dari Han Yoo Ra – Youtuber dan Video Creator yang pernah menyandang sebagai ‘The Winner of Miss UPH Scholar 2011 ketika menjadi mahasiswa Ilkom UPH, 2010. Yoo Ra, gadis asal Korea yang sempat studi dan tinggal lama di Indonesia ini membawakan tema “Beauty Tame The Beast”. Menurutnya sebelum peduli dengan kecantikan yang tampak dari luar, terlebih dulu harus menjaga inner beauty dan tetap jadi diri sendiri.Selain kedua narasumber ini, UPH Virtual Summer Program juga menghadirkan narasumber kenamaan lainnya. Di hari kedua, para peserta mendapat paparan praktis tentang public speaking oleh Anggrainy Santy Voulinda Pasaribu – News Anchor dan News Reporter NET TV , yang juga alumni Hubungan Internasional UPH 2007, membawakan topik “Kamu yakin Jago Ngomong?”. Sesi ini mengajak peserta untuk praktik public speaking bersama usai talkshow. Beberapa peserta memberanikan diri mencoba untuk berbicara membawakan topik pilihan mereka dalam waktu 45 detik.Kemudian di hari terakhir, menghadirkan DuoBudjang; UPH Virtual Summer Program mengajak peserta untuk berpikir ‘Think Outside The Box’ dan menjadi content creator baik di Podcasts maupun platform lainnya. DuoBudjang terdiri dari Narendra Pawaka dan Mario Pratama; Narendra sendiri merupakan alumni Conservatory of Music 2007, vokalis band dan penyiar radio ternama.Melalui rangkaian kegiatan Virtual Summer Program, UPH semakin mengokohkan kesiapannya untuk menghadapi new normal yang ditunjukkannya melalui beragam kegiatan kreatif berbasis teknologi baik bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa. Untuk kamu para pelajar sekolah menengah, sudah siap melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas di era new normal? Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan UPH melalui Student Consultant UPH 08111632838 atau informasi lebih lanjut silahkan akses website www.uph.edu.

Read More
30
JUN 20

UPH Gelar Webinar Serial Kepemimpinan Untuk Mahasiswa UPH dan 28 Kampus Lainnya

Mahasiswa adalah agen perubahan dan pemimpin masa depan. Pernyataan ini tercantum dalam graduate profile UPH, yaitu menghasilkan pemimpin yang diperlengkapi visi transformasi; dan warga negara yang didorong untuk melayani Tuhan, negara dan sesamanya. UPH sangat menyadari peran penting mahasiswa, dan mempersiapkan mahasiswa untuk dapat memimpin diri sendiri dan memimpin orang lain, salah satunya melalui mata kuliah Kepemimpinan. Mata kuliah ini diberikan tidak hanya berupa teori, tetapi juga dilengkapi proyek-proyek untuk mempraktekan pembelajaran di kelas melalui program Service Learning Project (SLP) -yang dikoordinir oleh Student Life Department. Menariknya SLP yang biasanya dilakukan secara tatap muka bertemu dengan masyarakat, kali ini karena kondisi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) maka dilakukan secara online dengan mengadakan Leaders Talk Series dan mengundang narasumber dari berbagai kalangan. Kegiatan ini dikemas tidak hanya sebagai matakuliah untuk mahasiswa UPH tetapi dibuka untuk mahasiswa dari berbagai kampus lainnya, sekitar 28 kampus mengikuti webinar yang diadakan secara berseri selama 6 kali setiap hari Sabtu, pukul 10.00 -12.00, dari tanggal 6 Juni sampai dengan 11 Juli 2020. Beberapa topik diantaranya tentang pemanfaatan teknologi digital, bagaimana menjalani protokol kesehatan di era new normal, dan social responsibility dalam penerapan Physical Distancing, dan beberapa topik lainnya. Narasumber yang dihadirkan juga para praktisi yang memimpin dan menjadi teladan untuk para pemuda. Seperti dr. Vito Damay, dokter muda alumni FK UPH, dokter spesialis jantung, yang juga aktif di media TV dan sosmed membagikan tips kesehatan dan layanan kesehatan . Ada juga Kom.Jend. Pol. Dharma Pongrekun, M.M., M.H. (Wakil Kepala badan Siber dan Sandi Negara), Ahmed Zaki Iskandar (Bupati Tangerang), Kolonel Kristomei Sianturi (Divisi Komunikasi Publik Gugus Tugas COVID-19), profesional di industri otomotif Paulus Bambang, Direktur Astra International, dan narasumber kompeten lainnya. Melalui pembekalan yang disampaikan mahasiswa diharapkan bukan hanya dapat belajar langsung dari narasumber tentang kepemimpinan khususnya di masa pandemik COVID-19, namun juga belajar menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan saat mahasiswa mempersiapkan dan melaksanakan webinar. Seluruh kegiatan webinar disusun dan difasilitasi oleh mahasiswa prodi Teknik Industri yang mengambil mata kuliah kepemimpinan. Selain mahasiswa TI UPH kelas kepemimpinan, Leaders Talk Series ini juga menjadi bagian dari program BEM UPH, sebagai bentuk kolaborasi diantara mahasiswa. Diharapkan melalui webinar ini mahasiswa dan pemuda sebagai pemimpin masa depan dan penerus perjuangan bangsa dapat mengembangkan wawasan dan pemikiran untuk mengambil peran aktif dalam upaya mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Read More
24
JUN 20

Ilkom UPH dan Titan Tyra Bagikan Kiat Jadi Content Creator Handal

Generasi milenial pastinya sudah tidak asing dengan ragam profesi di dunia digital seperti content creator, influencer, youtuber, instragammer, dan lainnnya. Bahkan banyak dari anak muda mencoba untuk terjun ke bidang kekinian dan menjanjikan ini, baik karena hobi, ingin mencari popularitas maupun mencari profit besar. Namun sebelum terjun, penting untuk memahami apa dan bagaimana menjadi content creator yang berkualitas. Bidang ini juga menjadi perhatian program studi (prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (Ilkom UPH) untuk terus menyelaraskan bidang keilmuan dengan dunia praktis. Untuk itu UPH mengadakan webinar bertajuk “Building an Image as a Trusted Content Creator”, dengan menghadirkan influencer yang tidak asing bagi generasi milenial, Titan Tyra – content creator, influencer, dan owner ‘Secondate Beauty’ untuk berbagi pengalaman, pada 24 Juni 2020. Menarik untuk disimak pengalaman dari seorang content creator muda Titan Tyra, yang disampaikan dalam webinar ini. Konsisten membuat konten “Starting is not hard, the discipline in consistently creating content is, tidak ada mimpi yang terlalu kecil selama kamu konsisten” – Begitu kata Titan mengawali cerita prosesnya menjadi content creator. Jelas pekerjaan ini dimulai dengan aktivitas membuat konten secara teratur. Kepada peserta yang mayoritas siswa sekolah menengah, ia mendorong mereka agar tidak takut bermimpi jadi content creator atau influencer berkualitas. Mulai dulu dan tetap konsisten dalam membuat konten, jadi kunci Titan hingga mampu memiliki 560K followers Instagram dan 878K subscriber di Youtube-nya. Utilize platform media sosial Sudah tentu media sosial mempunya banyak fitur yang efektif dan powerful untuk menggerakan sesuatu. Gunakan berbagai platform media sosial untuk menyampaikan konten sesuai dengan target yang mau dituju. Ini sudah dibuktikan Titan, untuk memberi pengaruh positif bagi anak muda sekaligus mampu mensukseskan bisnisnya dalam membangun brand make-up miliknya, ‘Secondate Beauty’. Buat konten yang benar dan bermanfaat Believe in the product, dengan cara mempelajari dan mengenal dengan mendalam hingga yakin kualitas produk yang mau direkomendasikan. Jadi bukah hanya tentang hasil tapi proses ketika membuat konten itu juga penting untuk membangun kepercayaan. “Follower kita jadi bisa lihat bagaimana struggle, kerja keras kita, dan bisa memotivasi orang lain juga. Kemudian soft selling vs hard selling, tentukan mana yang mau kamu pakai. Kalau aku merasa lebih efektif menggunakan soft selling dalam promo produk, membangun cerita lewat foto atau video dan caption,” papar Titan. Bangun personal branding positif untuk jadi trusted content creator Membangun personal branding positif sangat diperlukan untuk menjadi trusted content creator. Bagaimana orang lain melihat kita dan menangkap pesan kita. Jadi kalau sudah mulai fokus di bidang ini, penting untuk perlahan menemukan brand image diri, dan pastinya harus sejalan dengan personality kita. Titan sendiri membangun brand image dirinya sebagai trustworthy, honest, share positivity, dan good influence. Tentukan Prodi yang Mendukung Profesi ‘Content Creator’ Tentunya ada banyak program studi yang bisa mendukung untuk menjadi seorang content creator yang berkualitas. Salah satunya Ilmu Komunikasi (Ilkom). Carly Stiana – Dosen Ilkom UPH menjelaskan bahwa bekal pendidikan yang tepat adalah langkah awal jadi content creator yang berkualitas dan terpercaya. Di Prodi Ilkom UPH, kamu dijamin mendapat beragam mata kuliah yang mendukung, seperti public speaking, consumer behavior, brand image, dan lainnya yang mendorong kamu sukses jadi content creator. Dengan praktik dan beragam tugas yang relevan, kamu didorong untuk mengeksplorasi diri tanpa takut gagal selama kuliah. Ilkom UPH memiliki 3 peminatan yaitu Broadcast Journalism, Public Relations, dan Integrated Marketing Communications, serta didukung dengan fasilitas yang canggih dan berstandar profesional. Mahasiswa akan diasah menjadi lulusan yang memiliki kualitas lengkap untuk berkarier di bidang masing-masing, termasuk di industri kreatif ini. Kegiatan ini merupakan rangkaian webinar Featuring The Expert (FTE) yang ditujukan untuk menambah wawasan para siswa SMA yang akan memasuki dunia kampus. Lebih dari 200 siswa sekolah menengah dari berbagai daerah mengikuti webinar ini. Diharapkan para peserta mendapatkan pengetahuan dan wawasan untuk menentukan program studi yang mendukung profesi yang diminati. Tidak hanya itu khusus siswa kelas 11 yang hadir, secara otomatis mendapatkan form pendaftaran gratis yang bisa digunakan tahun 2021. Untuk promo lainnya, seluruh peserta sekolah menangah bisa menghubungi Student Consultants UPH melalui WA di 0811-1632-838.

Read More
23
JUN 20

Magister ilmu Komunikasi UPH Kupas Pentingnya Governement Communication dan Transparansi di Masa Pandemi Covid-19

Upaya penanganan dan penyebaran pandemi Covid-19 masih terus dilakukan pemerintah. Namun upaya ini belum menunjukkan hasil yang maksimal, sebaliknya memunculkan berbagai masalah baru. Di antaranya disebabkan karena penyampaian informasi yang membingungkan serta kebijakan yang tidak tegas dari pemerintah, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Untuk mengatasi kondisi ini, diperlukan kerjasama semua elemen masyarakat, termasuk bidang pendidikan khususnya peran perguruan tinggi. Meresponi situasi ini, Magister Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (MIKom UPH) turut berkontribusi dengan memberikan masukan kepada pemerintah dan mengajak peran serta masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan berkolaborasi mengatasi pandemi Covid-19 secara produktif. Kontribusi ini disampaikan melalui webinar bertajuk ‘Pentingnya Government Communication dan Transparansi di Masa Pandemi Covid-19’ pada 23 Juni 2020. Ulasan tentang government communication disampaikan dengan jelas oleh narasumber Dr. Rizaldi Parani, S. Sos., Mir., dosen senior Program Magister Ilmu Komunikasi UPH, kepada 160 peserta yang berasal dari berbagai kalangan baik professional, praktisi, pemerintahan dan mahasiswa. Dr. Rizaldi, memaparkan upaya government communication di masa pandemi, yang menurutnya sudah baik, seperti kebijakan dari satu sumber (one voice), fokus pada kebutuhan publik, menjalankan kerja sesuai tugas dan tanggung jawab, memaskimalkan penggunaan digital dalam berkomunikasi dan fokus pada dialog yang mengundang partisipasi. “Komunikasi yang baik, transparansi dan partisipasi masyarakat merupakan modal penting dalam menyelesaikan pandemi Covid-19. Karenanya peran pemimpin sangat penting untuk membangun kepercayaan dan mendorong partisipasi masyarakat,” tegasnya. Tentunya pemerintah harus jeli melihat masyarakat mana yang penting untuk dilibatkan, seperti pemuka masyarakat, pembuat kebijakan lokal, institusi terkait, dan unsur lainnya. Yang perlu diperhatikan juga oleh pemerintah, ia menambahkan, informasi yang disampaikan sebaiknya jangan represif atau memaksa, melainkan persuasif. Di akhir sesi Dr. Rizaldi menyimpulkan bentuk government communication yang paling baik di masa pandemi di Indonesia adalah komunikasi partisipatif. “Covid-19 bukan soal medis saja. Karena itu pemerintah perlu membuka akses informasi dengan mekanisme yang tepat. Berdayakan berbagai pihak, baik akademisi, praktisi, dan lain-lain, dari multi ekspertis disiplin ilmu,” pesannya. Seminar ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan berbagai pihak, terkait peran komunikasi dan kontribusinya dalam menangani pandemi Covid-19. Program Magister Ilmu Komunikasi UPH juga mengadakan berbagai seri webinar lainnya untuk mengangkat isu-isu di masyarakat dan memberikan rekomendasi untuk memecahkan permasalahan dan menjawab kebutuhan pemerintah maupun pihak-pihak terkait lainnya. Program Magister Ilmu Komunikasi UPH menyediakan program studi lanjut untuk para fresh graduate dan professional yang ingin mendalami industri media dan jurnalisme. Tak terkecuali para pemimpin dan pemilik di industri media yang ingin mengembangkan bisnis media. Bersama akademisi dan praktisi senior, Magister Ilmu Komunikasi UPH siap menghasilkan professional yang kompeten di bidang komunikasi dan media.

Read More
03
JUL 20

Jadi yang Pertama, UPH Medan Luncurkan University Preparation Program Untuk Calon Mahasiswa

Terinspirasi oleh beberapa universitas luar negeri terkemuka yang mengadakan kelas persiapan sebelum kuliah, UPH Kampus Medan juga turut mengadopsi program ini dengan menyelenggarakan University Preparation Program (UPP) yang diadakan selama 12 kali pertemuan pada periode 6 Juli-14 Agustus 2020. Program ini merupakan program eksklusif bagi siswa SMA yang ingin bersiap memasuki jenjang universitas. Melalui program ini para calon mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengembangkan keterampilan baik dari sisi akademik, komunikasi, pengembangan minat bakat, bahkan seputar persiapan diri untuk memasuki kehidupan dan budaya baru di dunia universitas. Tentunya seluruh informasi yang disiapkan juga relevan dengan tren dan kebiasaan baru di era new normal. Menjadi kampus pertama di kota Medan yang menghadirkan program kelas persiapan, UPH memilih “Your Pathway Into University Study” sebagai tema untuk mengajak siswa SMA mempersiapkan diri sekaligus mengasah potensi bersama UPH. Wawasan bermanfaat juga diberikan oleh para fasilitator yang membawakan beragam topik menarik. “Program ini dirancang untuk orang-orang yang ingin melanjutkan kuliah, namun masih merasa bahwa mereka mungkin tidak memiliki keterampilan atau kepercayaan diri. Yang terbaik dari semuanya, tidak ada prasyarat untuk ikut serta dalam program UPP ini. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan calon mahasiswa baru untuk menjadi mahasiswa yang sukses sehingga mereka akan menyelesaikan program dengan keyakinan untuk melanjutkan studi,” Jelas Arifin Fu – Executive Director dan Associate Dean UPH Medan Para peserta UPP 2020 ini dibimbing oleh para dosen yang berpengalaman di antaranya, Arifin Fu, SE, MM, MBA, CBV, CMA, CSMA, Yenni Martok, BA (Hons.), SE, MM, MBA, Okky Putra Barus, S. Kom., M. M., M. TI, Daniel C. Augustinus, S. S., MM. Par, Yinnary Ingrid Kosakoy, SE, BBA, MM, Chef Suharyanto Djakaria, dan Chef Hendry Hutabarat. Materi yang akan dibawakan nantinya akan berkaitan dengan kondisi perkuliahan menuju era new normal. “Semua materi yang dibawakan akan berkaitan dengan bagaimana persiapan memasuki perkuliahan di tengah kondisi menuju new normal di antaranya Study Skills to Excel in the University, Business Entrepreneurship, Finance and Accounting, Hospitality and Culinary Arts, Digital and Technology dan English Communication Skills,” tambah Arifin Fu. Untuk mengikuti program ini, siswa SMA yang telah mendaftarkan dirinya di UPH Kampus Medan dapat melakukan registrasi di bit.ly/UPHMUPP2020. Program UPP ini gratis untuk calon mahasiswa UPH Kampus Medan yang telah terdaftar dalam periode 10-30 Juni 2020. Namun, bagi yang belum terdaftar juga tetap bisa mengikuti program UPP, dengan membayar sebesar 5 juta Rupiah. Peserta yang berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh sesi kelas UPP juga akan mendapatkan support internet allowance berupa OVO Cash senilai Rp 300.000,00 pada akhir program dan juga sertifikat. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera daftar di University Preparation Program!

Read More